Ilustrasi Sepasang Pengantin

Menikah adalah prosesi sakral antara dua orang sebelum membina rumah tangga bersama-sama. Tentunya tidak mudah membina rumah tangga dengan pasangan Anda yang tidak sama pola pikirnya. Dengan cara pandang dan pemikiran yang berbeda membuat sebuah pasangan belajar lebih dewasa bersama. Tidak baik juga memaksakan kehendak Anda ketika sudah menikah.

Untuk itu, sifat- sifat positif harus tertanam dalam pemikiran Anda sebelum memutuskan untuk menikah. Berikut 5 tanda yang memperlihatkan bahwa Anda sudah siap menikah :

1. Punya Rasa Toleransi yang Tinggi

Proses menikah kita harus memiliki rasa toleransi terhadap pasangan dan tidak hanya perasaan cinta saja yang harus dipupuk. Sikap toleransi ditanam sebagai upaya untuk meredam ketika perselisihan pendapat terjadi karena kehidupan dijalankan dua kepala dari keluarga yang berbeda.

Hal-hal kecil saat berumah tangga pasti ada saja permasalahannya. Baik itu dari sifat pasangan, hal keuangan, lingkungan masyarakat, dan lain sebagainya. Mereka mengungkapkan jika sifat pasangan tidak sama dengan ketika sebelum menikah.

Setelah menikah, Anda akan bertemu setiap hari pastinya semua sifat dan kebiasaan sehari-hari akan terlihat. Dalam masalah ini, kembali lagi kepada toleransi sebagai jawabannya. Setelah Anda paham akan adanya toleransi pasti hidup akan bahagia dan juga jika ada permasalahan apapun pasti akan akan mampu menghadapinya dengan tenang.

2. Percaya Diri dan Dapat Mencintai Diri Sendiri

Hal penting sebagai tanda Anda benar-benar siap menikah adalah percaya diri dan mampu mencintai diri sendiri. Merawat tubuh, pikiran, dan juga perasaan hati adalah tiga hal yang harus Anda perhatikan perihal percaya diri serta mencintai diri sendiri.

Jangan sekali-kali Anda merendahkan diri sendiri hanya karena tidak mampu melakukan suatu hal. Selalu meremekan diri itu tentunya sangat berpengaruh terhadap mental Anda. Jangan pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain yang akan menyakiti diri sendiri. Berfikir positif dan selalu menjadi diri sendiri adalah hal yang terbaik.

Baca Juga:  Menikah? Kamu Yakin Sudah Siap Menjalani Hal-Hal Ini Bersama Si Dia?!

Ketika Anda mampu mencintai diri sendiri pasti Anda akan mudah mencintai orang lain. Nah, sifat inilah yang menjadi tanda jika Anda siap untuk menikah.

3. Mampu Mengontrol Emosi

Tanda ketiga adalah mengontrol emosi. Mampu mengontrol emosi dalam membina keluarga merupakan hal yang dibutuhkan. Dimana hal tersebut membangun keharmonisan antara suami dan istri. Memang mengontrol emosi bisa dibilang sulit terlebih tiap orang memang berbeda – beda dalam menyikapi masalah. Semakin dewasa umur seseorang tingkat emosionalnya juga semakin tinggi karena tingkat kritisnya pemikiran.

Contohnya ketika rapat untuk mencapai mufakat pasti terdapat pendapat-pendapat yang berbeda dengan alasan terbaik masing-masing. Ini menggambarkan adanya sikap menghargai pendapat yang satu dengan yang lain. Ketika Anda tidak egois dan mampu mengontrol emosi dengan baik, maka dapat dipastikan Anda akan enjoy dalam menjalankan aktivitas dan berinteraksi dengan siapapun.

4. Mampu Mengatur Keuangan

Tanda keempat adalah mengatur keuangan. Ketika sudah menikah pasti awalnya sulit mengatur keuangan dalam keluarga. Kebutuhan manusia yang tidak itu-itu saja dan keinginan yang selalu tidak puas menjadikan pengeluaran semakin membengkak.

Terlebih pendapatan seringkali lebih kecil dari jumlah pengeluaran. Hal tersebut bisa membuat Anda berhutang kesana kemari. Tips agar Anda mampu mengatur keuangan adalah membuat skala prioritas. Skala prioritas membantumu menentukan apa saja yang paling dibutuhkan untuk dibeli. Anda menjalankan dan membeli sesuai dengan apa yang sudah di prioritaskan. Dengan begitu, keadaan financial Anda pasti akan selalu baik.

5. Mampu Menerima Kekurangan Pasangan

Terakhir adalah mampu menerima kekurangan pasangan. Perlu diketahui manusia tidak ada yang sempurna. Untuk itu Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan agar saling memahami akan kekurangan pasangan Anda. Menikah adalah hidup untuk bersama sampai akhir menutup mata. Bukan main-main hidup bersama dalam waktu jangka tertentu. Jadi, Anda harus benar-benar matang dalam pemikiran terutama dalam menerima pasangan dengan apa adanya.

Baca Juga:  3 Alasan Pria Sulit Berkomitmen Untuk Segera Menikah