Categories Olahraga Tips & Trik

Cara lari yang benar guna menghindari cedera

Pada artikel kali ini saya ingin membahas cara lari yang benar guna menghindari cedera meski terlihat sangat  sepele, faktanya masih banyak orang yang belum tahu cara lari yang benar.  padahal, ini merupakan hal yang penting untuk sangat  diperhatikan, dengan menerapkan cara berlari yang benar, kalian  bisa menjalani olahraga ini dengan lancar dan terhindar dari resiko cedera.

Ada banyak manfaat lari yang bisa kalian  peroleh, terutama jika Anda melakukannya secara rutin. Olahraga ini baik untuk menjaga kadar kolestrol baik (HDL) dalam tubuh, mengurangi dan mengontrol berat badan, mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, menjaga kekuatan otot dan sendi, serta memelihara kesehatan jantung dan lain sebagainya, riset pun membuktikan bahwa orang yang lari secara rutin berisiko lebih rendah untuk terkena penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke,  manfaat ini bisa kalian  peroleh dengan berlari di luar atau sekitar rumah maupun dengan menggunakan treadmill.

Ini yang Perlu sangat  diperhatikan Sebelum Berlari

Bagi kalian  yang masih pemula, cobalah memulai olahraga ini dengan intesitas yang ringan, yakni sekitar 15 menit per hari. Ketika tubuh Anda sudah lebih kuat dan terbiasa untuk berlari, Anda bisa meningkatkan durasinya hingga 15−30 menit.

Saat hendak berlari, ada beberapa hal yang penting untuk kalian perhatikan, yaitu:

1.Gunakan sepatu yang tepat

Pilihlah sepatu lari yang tepat dengan ukuran yang standar dan  sesuai serta  nyaman untuk digunakan. Kriteria  untuk sepatu lari yang ideal di antaranya adalah memiliki bantalan tumit, ringan ketika dipakai, serta lentur di bagian lengkungan kakinya, kemudian, jangan lupa untuk menggunakan kaus kaki lari dengan  bahan kaus kaki yang sebaiknya dihindari adalah katun 100 persen,  Sementara yang direkomendasikan untuk berlari adalah kaus kaki berbahan poliester.

2.Gunakan pakaian yang nyaman

Salah satu bahan baju olahraga yang tepat untuk digunakan saat berlari adalah kain sintetis yang mengandung polipropilen karena kemampuannya dalam menyerap banyak keringat. bagi  pria dan wanita.

3.Lakukan pemanasan

Sebelum mulai berlari, sempatkan waktu sejenak untuk melakukan peregangan selama 10−20 menit guna melemaskan otot dan mencegah terjadinya resiko  cedera, setelah peregangan selesai, lanjutkan dengan jalan cepat, barulah berlari. Cara Lari yang Benar Guna Menghindari resikoCedera

Selain menghindarkan kalian  dari resiko  cedera, cara lari yang bena juga akan membuat kalian tidak mudah kelelahan,  berikut adalah beberapa posisi yang dianjurkan saat berlari:

1. Hadapkan pandangan ke depan

Hindari melihat ke bawah kaki saat kalian  berlari, karena ini akan menimbulkan ketegangan pada leher dan bahu. Jaga posisi rahang dan leher dalam keadaan sangat rileks.

2. Tegakkan dada dan jaga tubuh tetap rileks

Otot yang kencang akan menghalangi pernapasan, jadi upayakan mempertahankan postur yang rileks saat kalian  berlari.

Postur berlari ideal adalah menegakkan tubuh tanpa menimbulkan ketegangan di bagian dada dan perut., dengan begini, kalian  akan bernapas lebih maksimal dan lancar sehingga tidak cepat lelah atau merasa sesak saat berlari.

3. Jaga posisi pinggul

Selanjutnya, cara lari yang benar adalah dengan menjaga posisi pinggul tetap stabil dan arahkan sedikit ke depan., Posisi ini penting untuk mencegah cedera pada punggung dan pinggang.

 4. Perhatikan posisi lutut

Angkatlah lutut ke depan sedikit lebihagak lebih  tinggi, ketika kalian  melakukan lari jarak jauh,  sebaliknya, ketika berlari dalam jarak dekat, kalian  bisa menjaga posisi lutut agar lebih rendah. Ini bertujuan untuk menjaga energi tubuh ketika hendak berlari.

5. Gunakan bagian tengah kaki untuk menginjak

Hindari bertumpu pada tumit atau bagian depan kaki. Selain itu, langkahkan kaki dengan ringan agar tidak menimbulkan ketegangan pada tubuh kalian . Berapa pun berat badan kalian , kaki tidak perlu menapak terlalu keras.

Frekuensi lari yang disarankan adalah 4−7hari per minggu, dengan durasi 30−60 menit setiap kali berlari. Namun, jika Anda masih pemula, cobalah dari 15−25 menit dulu, lalu naikkan hingga 30 menit saat sudah terbiasa.

Agar lebih aman, selama pandemi COVID-19, kalian dianjurkan untuk berlari di tempat yang tidak terlalu ramai, hal ini untuk memudahkan kalian menerapkan physical distancing guna mencegah penularan virus Corona. jika tidak memungkinkan atau sulit mencari tempat yang sepi, kalian bisa tetap berlari, tapi selalu kenakan masker, ya. Apabila kalian  merasa sulit bernapas atau sesak saat berlari dengan masker, berhenti dan istirahatlah sejenak. Carilah tempat yang sepi dan lepaskan masker, agar kalian bisa bernapas dengan nyaman dan lega.

Itulah beragam informasi penting seputar cara lari yang benar agar kalian  bisa melakukan olahraga ini dengan aman dan terhindar dari resiko  cedera, semoga bermanfaat dan terima kasih.

 

More From Author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like