Penantian selama 19 tahun berbuah manis, pasalnya tim Thomas Indonesia membawa piala Thomas ke Indonesia, usai menang dari China 3-0. Piala Thomas sudah ditunggu-tunggu dalam waktu yang lama, setelah tahun 2002 Indonesia belum mampu membawa pulang piala Thomas ke Indonesia. Persaingan yang begitu ketat, di tahun 2021 mampu memberikan Indonesia untuk menang dalam tim beregu paling bergengsi di dunia perbulutangkisan dunia.


Pada partai pertama Ginting mampu memenangkan pertandingan dengan tiga set, sempat kalah pada set pertama, Ginting mampu bangkit pada set kedua dan ketiga dan mengalahkan Lu Guang Zu dengan skor 18-21 21-14 21-16. Partai kedua salah satu ganda putra terbaik Indonesia yaitu, Fajar/Rian mampu mengalahkan He/Zhou dengan dua set langsung dengan skor 21-12 21-19. Di partai ketiga Jonathan Christie lagi-lagi mampu menutup kemenangan Indonesia setelah menang dari Li Shi Feng dengan skor 21-14 18-21 21-14, Jonathan mampu meraih kemenangan setelah kalah pada set kedua. Selama Thomas berlangsung Jonathan bermain dengan total durasi 376 menit, stamina yang begitu baik dari Jonathan.


Indonesia menuju kemenangan dengan perjalanan terjal, dengan berada di grup neraka bersama Taiwan, Thailand dan Algeria. Bertemu Malaysia di perempat final dengan skor 3-0, pada semi final mampu melawan tim Denmark tuan rumah dengan skor 3-1. Dan final melawan tim besar China dengan kemenangan 3-0. Kemenangan tim Thomas selalu didukung oleh para pelatih yang mampu memberikan masukan yang baik kepada pemain bulutangkis Indonesia. Selamat untuk tim Thomas Indonesia!! Kita tunggu untuk kemenangan Thomas dan Uber!


Sumber Gambar: Twitter Gregoria Mariska, PBSI, Badminton Talk