Ilustrasi Pengguna Rokok Elektrik

Penggunaan rokok elektrik di kalangan para perokok dikhawatirkan malah menjadi tren berbahaya bagi generasi yang lebih muda termasuk para pelajar.

Dokter spesialis paru Fitriani mengatakan bahwa meskipun rokok elektrik dilarang bagi kelompok usia di bawah 18 tahun, namun penjualan serta peredarannya tetap sulit dikontrol.

Efektivitas rokok elektrik lebih menyehatkan dan mampu membebaskan perokok dari rokok konvensional juga masih dipertanyakan. Apalagi, baru-baru ini dunia dihebohkan dengan banyaknya pasien penyakit paru terkait vaping di Amerika Serikat.

“Klaim vaping lebih sehat itu jelas menyesatkan publik,” kata dokter spesialis paru Fitriani Taufik dalam konferensi pers di Jakarta beberapa waktu lalu, ditulis Senin (9/9/2019).

Fitriani mengatakan, yang terpenting untuk berhenti merokok sesungguhnya adalah motivasi. Meski memang beberapa orang berhasil melepaskan diri dari rokok konvensional dengan cara itu.

Selain itu, ditakutkan juga akan banyak bahan campuran lain dalam rokok elektrik, salah satunya narkoba. Hal tersebut karena masih belum jelasnya kandungan yang ada di dalam berbagai rokok elektrik.

Klaim Lebih Aman Bisa Berbahaya

Bahaya dari vaping mendapat sorotan dari para ahli di seluruh dunia. Hal tersebut dikarenakan di Amerika Serikat telah memakan lebih 400 korban penyakit paru .

Dr. Michael Blaha, direktur penelitian klinis di Johns Hopkins Ciccarone Center for the Prevention of Heart Disease mengatakan bahwa meski dianggap “lebih rendah bahayanya” bukan berarti pengguna rokok elektrik benar-benar terlepas dari bahaya.

“Anda membuka diri terhadap semua jenis bahan kimia yang belum kita pahami dan mungkin tidak aman,” kata Blaha seperti dikutip dari Gulf News.

Dr. Brajes Mittal mengatakan bahwa asumsi penggunaan rokok elektrik lebih aman dirasa juga menciptakan tren tersendiri. Karena merasa aman, bahkan anak-anak dan remaja menggunakannya dan jelas membuat mereka lebih terbiasa. Alih-alih mengurangi penggunaan rokok standar, ini menjadi pintu gerbang untuk merokok di masa depan.

Bagi yang sudah dewasa mungkin mengerti, tapi jika anak muda ingin mencoba maka sulit dilarang. Terlebih rokok elektrik menjadi fesyen sendiri dikalangan pergaulan saat ini.