DCIM102GOPROGOPR3132.JPG

Denger kata honeymoon mungkin kebanyakan orang memilih destinasinya ke Bali, bener bukan? Mungkin Bali memang sudah menjadi tempat honeymoon favorit dan bagus untuk dikunjungi tapi buat kalian yang bosen denger kata bali atau ingin mencari tempat yang tidak terlalu mainstream. Liburan ke Belitung bisa menjadi salah satu solusi untuk anda..

Disini saya dan suami akan menceritakan sedikit pengalaman honeymoon ke Belitung disaat new normal. Tepat hari pertama 11 Agustus 2020.

Kita flight 07.20, sebelum flight ada beberapa persyaratan yang wajib dilengkapi dimasa new normal seperti saat ini yaitu rapid test, men-donwload dan mengisi aplikasi eHAC. Oleh karna itu kita uda otw dr rumah jam 03.40 karna saya dan suami harus menjalankan rapid test kebetulan maskapai yang kita gunakan ada diterminal 3 jadi kami rapid test area kedatangan gate 5. Kalian bisa rapid test jam berapa saja mereka buka 24 jam dan pelayananya kurang lebih makan waktu 10 menit dikenakan biaya Rp.140.000,- (oiya diusahakan uangnya pas), karna kita sampai bandara jam 4 lebih jadi pengunjung nya cuma kita berdua saja.

Setelah selesai rapid hal yang pertama adalah isi verifikasi dengan cara kita donwload dan isi aplikasi eHAC Indonesia kalau bisa isi selengkap mungkin karna saat sampai di tempat tujuan akan di cek kembali ada barcode nya gitu, selesai dari verifikasi barulah kita checkin dan kocak saat check in bisa-bisanya saya dan suami seat-nya jauhan bukan depan belakang tp selisih 10 kursi suami dikursi 10 saya dikursi 27 sad. Oiya saat masa new normal gini maskapai yg kita gunakan selalu mengkosongkan bangku tengahnya tetap phsycal distancing ya.

Saat masa new normal hal yg saya dan suami lakukan selain membawa perlengkapan wajib seperti : hand sanitizer, disenfektan, masker, face shield, sarung tangan, tisu kering dan tisu basah yaitu baju ganti jadi tuh baju yg kita pakai di pesawat harus diganti saat kita sampai di bandara tujuannya guna menghindari kuman dan virus yg menempel di baju bukan hanya baju yang diganti tapi dari ujung kepala termasuk jilbab (bagi yang berhijab) sampai celana, Hal ini yang selalu saya dan suami terapkan yaitu semprot disenfektan dulu setiap duduk karna kita gak tau kursi itu bekas siapa.

Liburan kali ini kita pake travel @belitungsupertrip alasan kita pake tour ini selain murah dan recomended karna kita gak mau ribet alias uda capek ngurus dihari pernikahaan.

Kita tiba di Bandara Hanandjoedin sekitar jam 8an dan langsung dijemput oleh tour guide dari travel untuk diajak sarapan mie khas belitung, kalau dari segi rasa mau mie dari daerah manapun tetap suka bedanya dari mie yang lain kuahnya kental percampuran rasa rempah-rempah melayu.

 

 

 

 

Gambar 1.1 mie khas Belitung

Lanjut setelah sarapan kita diajak mengunjungi daerah belitung timur yaitu kurang lebih sekitar 1 jam dari pusat kota tanjung pandan. Tempat pertama yang dikunjungi adalah SD Laskar Pelangi sedihnya yang biasanya banyak orang jualan dan rame saat pandemi gak ada yang jualan dan hanya saya dan suami saja yg berkunjung disana.

Gambar 1.2 SD Muhammadiyah Gantong

Setelah dari SD Laskar Pelangi biasanya pengunjung diajak ke Rumah Keong ( Dermaga Kirana), Kampong Ahok dan Museum Andrea Hirata walau tutup museumnya kita masih bisa foto-foto dan rehat sejenak menikmati minuman kopi kuli khas belitung. Karna pandemi tempat tersebut tutup sayang sekali ๐Ÿ™ namun kekecewaan tersebut ditutup dengan melihat sunset di pantai tanjung pendam.

 

Sebelum balik ke hotel kami mampir makan mie ayam bakso yang enak dan bikin kenyang banget tanpa nasi ๐Ÿ˜€ kemudian kami istirahat ke hotel kebetulan hotel kami ditengah kota untuk hotel BW inn untuk bintang 3 lumayan menurut kami namun kekuranganya sarapan yang tidak banyak varian hanya nasgor/mie goreng atau roti bakar.

 

Gambar 1.3 Museum Andrea Hirata
gambar 1.4 pantai tanjung pendam

Dihari kedua Rabu 12 Agustus 2020ย 

Hari yang ditunggu-tunggu oleh saya dan suami karena 1 hari full dopping island dan menghitam ria ๐Ÿ˜€ di sore hari tour guide kita sudah menyarankan untuk memesan seafood makan di sebuah pulau namun lagi-lagi pandemi tempat makan tersebut tutup ๐Ÿ™ย  oiya rutinitas kami selain jalan-jalan dan jaga kesehatan baju yg kemarin kami pakai lgs kami cuci di loundry dekat hotel (karna kalo hotel mehong hihi) sekali lagi guna menghilangkan kuman virus untuk kebaikan kita semua.

Pantai pertama yang kita kunjungi untuk menyebrang adalah pantai tanjung kelayang menuju pulau Batu Garuda (menurut tour guide kami kenapa dinamakan batu garuda karna batunya berbentuk seperti kepala garuda, sayangnya perahu kami tidak singgah karna banyak karang sehingga foto dari perahu), Pulau Pasir (karena bulan ini angin sedang tidak bersahabat sehingga pulaunya tengelam tidak surut).

Gambar 1.5 pulau Garuda
Gambar 1.5 pulau Garuda

Pulau Batu Berlayar (uniknya dari baru berlayar menurut kami ada 2 batu seperti gerbang penghubung), dan berikutnya Pulau Lengkuas (ada sedikit cerita dipulau dari tour guide asal usul kenapa dinamakan Lengkuas? fikir saya dan suami di pulau ini ada kebon lengkuas ternyata tidak dari cerita bang sapta (tour guide) zaman belanda pulau ini dinamakan like a house karna ada mercusuar dan sekolah namun orang belitung jaman dulu banyak yang tidak sekolah sehingga dalam pelafalan bahasa inggris agak sulit sehingga disebutkan lengkuas, lucu tapi ya seperti itulah.

Di pulau lengkuas kita jg bisa menaiki mercusuar ada 80 anak tangga bisa melihat beberapa pulau di sekitarnya namun saya dan suami cupu karna mau snorkling takut gak kuat jadi kami putuskan untuk foto-foto.

Gambar 1.6 Batu berlayar
Gambar 1.7 Pulau lengkoas
Gambar 1.7 Pulau lengkoas

 

Di pulau lengkuas kami disarankan untuk menganti baju untuk snorkling, sayangnya bulan di hari kami pergi termasuk musim angin sehingga angin nya sangat kencang setiap kami snorkling harus memegang tali agar tidak terbawa angin dibalik kekecewaan saya dan suami tertutup melihat karang dan ikan2 yang bagus.

Gambar 1.8 Snorkling

Selesai snorkling kami diajak untuk minum dan makan siang di pulau kelayang di pulau kelayangย  iniย biasanya banyak warung makan yang buka namun pandemi ini hanya satu yang buka sayang sekali ๐Ÿ™ selesai makan kami diajak untuk ke goa kelayang berikut foto-fotonya.

Gambar 1.9 pulau kelayang
Gambar 1.10 goa kelayang

Kami kembali ke pantai tanjung kelayang untuk bilas-bilas dan menuju tujuan selanjutnya yang kami tunggu-tunggu yaitu pantai laskar pelangi, sesampainya kami dipantai laskar pelangi atau pantai tanjung tinggi sambil menikmati sore hari dengan meminum es kelapa dengan view pantai yang cantik.

Gambar 1.11 Pantai Laskar Pelangi

Setelah dari pantai kami balik ke hotel bersiap-siap untuk romantic dinner di hotel swissbel karena paket travel yang kami pilih adalah paket honeymoon (kalo saya jujur selama saya kenal dengan suami saya belum pernah saya diajak makan romantis gini :’) )

Gambar 1.12 Dinner in swissbel hotel

Hari ke tiga kamis 13 Agustus 2020

Tujuan kami pertama yaitu danau kaolin saat kami kesana yang sebenernya masih pagi jam 10an panasnya sudah luar biasa, saat kami disana proses pengerukan kaolin masih berjalan sehingga menjadi danau dan sebrang danau kaolin terdapat tumpukan gunung pasir belitung fyi pasir belitung ini terkenal untuk bahan dasar bangunan selain membuat kokoh dan pasirnya mahal, di danau kaolin juga menjual cincin batu.

Gambar 1.13 Danau Kaolin

Kami lanjut ke rumah adat belitung kalau bukan karena corona kami disewakan baju adat belitung ๐Ÿ™ lanjut dari rumah adat kami diajak ke museum belitung ada hal yang unik dan bikin kaget yaitu selain melihat sejarah belitung ada 2 pemeran buaya laskar pelangi yang masih hidup dan di museumkan, awalnya saya fikir hanya patung ternyata buaya asli kenapa 2 karna ganti-gantian dan sudah berumur juga.

Gambar1.14 Rumah adat Belitung
Gambar 1.15 Buaya Laskar Pelangi

Makan siang kali ini menutupi kekecewan kami karna kemarin tidak makan seafood dipulau. Dihari ketiga ini akhirnya kami makan seafood dengan view pantai tanjung kelayang, menu yang kami pesan cumi goreng tepung, udang saos tiram, cumi khas belitung, kangkung sayur dan minum air kelapa denga harga yang kurang dari 300rb worth it lah dengan rasa yang enak juga sampai kami begah ๐Ÿ˜‚

Setelah itu kami diajak untuk menyicipi Kongdjie Coffe kedai kopi yang sangat terkenal kopi dan coklatnya kalau kalian ke belitung wajib menyicipi kopi dan coklatnya bahkan sayapun yang tidak suka kopi berani bilang enak saat menyicipinya ๐Ÿ˜€ oiya kalian juga bisa beli bubuk coklat dan kopi langsung di kedainya. Terakhir ditutup dengan membeli oleh-oleh khas Belitung.

Gambar1.16 Kopi Kong Djie

Kami pulang di hari keempat jadi kami extend hotel 1 hari karna kami mengambil paket yang 3hari2malem, kenapa kami extend 1hari semenjak pandemi jadwal penerbangan berubah begitu saja yg awalnya kami berangkat hari selasa pukul 05.00 diganti ke jam 07.30 sampai pulang pun jadwal kami diganti menjadi hari rabu pukul 12 karna menurut kami jam segitu terlalu cepat akhirnya kami tambah 1 hari. Oiya untuk travel kami menggunakan paket honeymoon 3h2m yang bisa kalian cek di website belitungsupertrip.com.

Demikian cerita singkat dari kami semoga bisa menambah wawasan anda sebelum pergi atau honeymoon ke Belitung dan mohon maaf jika ada salah kata atau bahasa yang tidak dimengerti hehe..

Conten Writer by @alifaakmaliaa