Tokoh – tokoh yang berpengaruh besar terhadap dunia #15 Ludwig van Beethoven

Haloo pembaca setia barisandepan.com! Apa kabarnya nih? Semoga kehidupanmu baik selalu ya! Hari ini kita akan menyimak tentang sejarah tokoh-tokoh yang berpengaruh terhadap dunia dan dibahas secara ringkas. So, disimak hingga akhir ya!

Beethoven (1770 – 1827)

Ludwig Van Beethoven, komponis musik terbesar, lahir di Bonn, Jerman pada tahun 1770, Dia menunjukkan bakat luar biasanya pada usia sangat muda dan buku musik ciptaannya muncul pertama kali pada tahun 1783. Pada usia remaja, dia berkunjung ke Wina dan diperkenalkan kepada Mozart, tetapi perjumpaan antara keduanya berlangsung singkat. Pada tahun 1792, Beethoven kembali ke Wina dan beberapa saat dia belajar musik dengan Haydn yang pada saat itu pencipta musik Wina terkenal (Mozart meninggal setahun sebelumnya). Beethoven menetap di Wina, ibu kota musik pada waktu itu, selama sisa hidupnya.

Kemampuan musik Beethoven yang tinggi sebagai pemain piano mengesankan setiap pendengarnya dan dia berhasil baik sebagai pemain maupun guru. Segera dia menjadi pencipta musik yang produktif Juga. Karyanya mendapat sambutan baik. Sejak umur pertengahan dua puluhan ke atas, dia sudah mampu menerbitkan dan menjual buku ciptaan musiknya tanpa kesulitan. Ketika Beethoven berumur di akhir dua puluhan, tanda-tanda ketuliannya mulai muncul. Tak salah lagi, gejala ini sangat merisaukan si komponis muda. Suatu ketika timbul keinginannya untuk bunuh diri.

Ludwig van Beethoven

Tahun-tahun antara 1802-1815 sering dianggap masa pertengahan karier Beethoven. Pada masa istirahat itu, akibat ketuliannya semakin menjadi, dia mulai mundur dari pergaulan masyarakat. Ketuliannnya ini membuat orang punya kesan tidak yakin bahwa Beethoven memang betul-betul antimasyarakat dan mulai menarik diri. Dia terlibat. dengan percintaan yang romantis dengan gadis-gadis muda, tetapi tampaknya semua hubungan ini berakhir tak bahagia dan ia tak pernah menikah. Karya musik Beethoven sendiri semakin produktif. Tahun-tahun terus berjalan, tetapi perhatian yang diterimanya makin lama makin berkurang yang seharusnya populer bagi seorang komponis seperti dia di zaman itu. Namun, dia tetap meneruskan sampai berhasil.

Pada usia empat puluhan, Beethoven menjadi benar-benar tuli. Akibatnya, dia tak pernah lagi tampil di depan umum dan semakin menjauhi masyarakat. Hasil karyanya semakin sedikit dan semakin sulit dipahami. Sejak saat itu, dia mencipta terutama bagi dirinya sendiri dan beberapa pendengar yang punya wawasan akan masa depan. Dia pernah mengatakan kepada seorang kritikus musik, “Ciptaanku ini bukanlah untukmu, tetapi untuk masa sesudahmu.”

Ludwig van Beethoven

Ini merupakan ironi yang kejam dari sebuah nasib bahwa seorang komponis paling berbakat sepanjang masa harus tertimpa musibah ketulian semacam itu. Kalau saja Beethoven dengan kekuatan tekad manusia yang membaja, dalam ketuliannya itu, terus tetap menjaga mutu komposisi musiknya, ini akan merupakan hal yang memukau dan brilian. Namun, kenyataan lebih mengherankan lagi daripada yang dibayangkan dalam masa tahun-tahun ketulian totalnya, Beethoven melakukan ciptaan tidak sekadar setaraf dengan apa yang dihasilkan sebelumnya, melainkan umumnya dianggap merupakan hasil karya terbesarnya. Dia meninggal di Wina pada tahun 1827 pada usia 57 tahun.

Karya Beethoven yang banyak itu termasuk 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi. Akan tetapi, yang lebih penting dari jumlah ciptaannya adalah segi kualitasnya. Karyanya merupakan kombinasi luar biasa dari keda laman perasaan dengan kesempurnaan dalam rancangannya. Beethoven memperagakan bahwa musik instrumental tak bisa lagi dianggap hanya punya nilai seni nomor dua. Ini dibuktikan dari komposisi yang disusunnya yang telah mengangkat musik instrumental itu ke tingkat nilai seni yang sangat tinggi.

Ludwig van Beethoven

 

Beethoven benar-benar seorang pencipta orisinal yang luar biasa dan banyak perubahan perubahan yang dilakukan dan diperkenalkannya mempunyai pengaruh yang abadi. Dia memperluas ukuran sebuah orkestra. Dia menambah panjangnya simfoni dan memperluas daya jangkaunya. Dengan mendemonstrasikan kemungkinan yang hampir tak terbatas yang bisa dihasilkan oleh piano, dia membantu menjadikan piano sebagai instrumen musik yang paling terkemuka. Beethoven membuka babak transisi dari musik klasik ke musik bergaya romantis dan karyanya merupakan sumber ilham untuk gaya romantis.

So, bagaimana tanggapanmu dengan tokoh Ludwig Van Beethoven secara singkat disini? Berikan tanggapannya melalui emoji atau di kolom komentar ya.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Sumber :

100 Tokoh Paling berpengaruh Sepanjang Masa

karya Michael H. Hart

Penulis : MR Derrick

Worker, Content Creator, Investor Receh

More From Author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like