Categories Bisnis Umum

Tugas Personalia , Fungsi dan Perannya dalam Perusahaan

Manajemen personalia secara pada  umum nya , adalah jenis sebuah  manajemen yang berkaitan dengansuatu  perencanaan, pemilihan, dan penempatan karyawan. Tugas personalia sendiri mencakup dengan  banyak hal, mulai dari menangani perekrutan dan penggajian karyawan, pelatihan dan pengembangan dan lain sebagai nya.

Meski sekilas mirip dengan HRD, tugas personalia lebih banyak  meliputi kegiatan administrasi untuk mendukung fungsi dari  HRD.

Untuk mengerti tentang tugas personalia lebih  sangat spesifik berikut fungsi dan peran pentingnya pada sebuah  perusahaan, simak ulasan berikut ini di antara nya :

Apa Itu Manajemen Personalia dan Tugasnya

Manajemen personalia memainkan sebuah peranan yang sangat  penting dalam mempertahankan kualitas tenaga kerja yang  sangat di perlukan bagi sebuah  organisasi untuk mencapai  suatu tujuannya.

Manajemen personalia adalah fungsi bisnis yang aplaing  terutama berkaitan dengan tugas-tugas administratif dan pencatatan yang sangat  berkaitan dengan siklus hidup karyawan penuh staf di sebuah perusahaan.

Sehingga dalam kesehariannya, manajemen personalia tidak jauh dari kerja administrasi dan sebuah pencatatan.

Contents

9 Gambaran Umum Tugas Personalia di Perusahaan yaitu :

1. Melakukan seleksi  pada calon karyawan sesuai dengan kualifikasi dan jumlah yang di butuhkan oleh  perusahaan.

2. Menentukan dan menempatkan karyawan yang di butuhkan oleh  perusahaan.

3.Memastikan tenaga kerja yang  telah di rekrut serta berada pada posisi yang tepat sesuai spesifikasinya pada masing-masing.

4. Membuat suatu rencana kerja untuk karyawan, termasuk analisis posisi dalam pekerjaan serta pekerjaan yang akan menjadi tanggung jawab karyawan sesuai dengan  skillnya.

5. Menyusun rencana  pada anggaran terkait karyawan dalam perusahaan kedepannya.

6. Menyimpan dan mengelola database karyawan perusahaan.

7. Pelatihan dan pengembangan  pada sumber daya manusia seperti bimbingan dan pendidikan untuk membangun keterampilan karyawan serta promosi pada jabatan.

8. Mengurus hal-hal yang sangat  ber kaitan dengan keselamatan kerja, pensiun dan pemutusan pada  hubungan kerja.

9. Memastikan kesejahteraan untuk  karyawan di perusahaan hingga mengawasi pemecatan karyawan yang tidak menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Selain yang di sebutkan di atas, manajemen personalia jugasangat  bertanggung jawab dalam tugas seperti menulis kontrak dan surat, membayar gaji, memastikan kepatuhan karyawan serta perusahaan terhadap undang-undang dan peraturan ketenagakerjaan di sejumlah bidang seperti kesehatan dan keselamatan, disiplin karyawan, pengaduan, dan lain sebagai nya.

Fungsi Manajemen Personalia

Manajemen personalia menjalankan beberapa serta fungsi dalam suatu organisasi atau perusahaan untuk mencapai sebuah  tujuannya. Secara umum, ada dua fungsi manajemen personalia, yaitu fungsi manajemen dan fungsi operasional di antara nya :

1. Fungsi Manajemen

Menurut George R. Terry dalam bukunya principles of Management, sebagai pakar dan ahli manajemen adalah tindakan sebuah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian dengan memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia untuk mencapai suatu  tujuan.

Fungsi manajemen bagian manajemen sumber daya manusia perusahaan terdiri dari empat buah komponen. Komponen ini merupakan tolak ukur keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah di tetapkan. Empat bagian dari fungsi manajemen tersebut adalah sebagai berikut :

-Perencanaan

Perencanaan adalah sebuah  fungsi mendasar dari manajemen personalia yang akan membantu perusahaan mencapai tujuan nya. Dalam fungsi ini, personalia akan melakukan perencanaan program sesuai dengan ada nya  visi perusahaan.

Aspek ini melibatkan pada  penelusuran lowongan staf apa yang mungkin di butuhkan oleh bisnis perusahaan di masa depan dan selanjutnya merencanakan kegiatan rekrutmen untuk mendukung tujuan tersebut.

-Pengorganisasian

Setelah merencanakan dan menentukan fungsi nya masing-masing karyawan, manajer personalia akan membentuk organisasi. Organisasi berisi berbagai hubungan antar posisi dan berfungsi sebagai cara untuk mencapai tujuan pada perusahaan, terutama melalui pengorganisasian orang-orang ke deskripsi pekerjaan yang sangat  benar.

Manajemen personalia  sangat bertanggung jawab untuk memastikan bahwa struktur organisasi karyawan memenuhi ada nya kebutuhan perusahaan, baik untuk saat ini maupun di masa depan.

-Pengarahan

Selanjutnya, manajer personalia melakukan sebuah pengarahan tentang pekerjaan tersebut. Setelah melakukan pada perencanaan dan pengorganisasian, maka akan mengarahkan karyawan untuk mengikuti sebuah deskripsi kerjanya masing-masing. Pengarahan karyawan ini penting agar mereka bekerja secara efektif akan membantu perusahaan dalam mencapai sebuah tujuannya.

-Mengontrol

Dalam menjalankan suatu fungsi ini, manajemen personalia mengawasi kinerja karyawan, pengamatan, dan perbandingan antara perencanaan dan pengorganisasian. Dari sini, manajer personalia akan mengetahui apakah kegiatan di perusahaan telah berjalan sesuai dengan rencana.

Memastikan proses penilaian kinerja yang kuat sangat penting untuk sebuah  manajemen personalia. Di sisi lain, penting juga mendukung inisiatif karyawan terhadap pekerjaan, ini membuat karyawan menjadi positif serta memiliki semangat kerja yang sangat  tinggi.

Fungsi Operasional

Fungsi manajemen personalia selanjutnya adalah fungsi operasional. Fungsi ini mencakup berbagai aspek pada pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan, mulai dari pengadaan, pengembangan, kompensasi, hingga kesejahteraan pada  karyawan.

Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing fungsi operasional tersebut di antara nya :

-Mengatur pengadaan karyawan sesuai dengan segala kebutuhan perusahaan untuk mencapai tujuannya. Tentunya hal ini juga termasuk keahlian yang di butuhkan oleh sebuah perusahaan.

-Perusahaan melatih karyawannya untuk  dapat meningkatkan keterampilan mereka.

-Memberikan suatu kompensasi dan penghargaan yang adil dan layak kepada karyawan. Kompensasi di berikan oleh kinerja karyawan dalam usahanya membantu perusahaan mencapai sebuah tujuan.

-Mengintegrasikan keinginan organisasi dan individu dalam setiap  perusahaan. Manajer personalia harus memastikan proses integrasi berjalan dengan secara  baik. Dengan demikian, mereka dapat menjalin kerjasama antara semua pihak untuk mencapai tujuan bersama.

-Menjaga dan memastikan kondisi fisik dan psikis karyawan baik-baik saja melalui berbagai pelayanan pada  kesehatan.

Peran Manajemen Personalia

Bergabung dalam departemen manajemen personalia, khususnya saat menjadi manager personalia, bertanggung jawab atas keseluruhan pada  manajemen departemen di perusahaan.

Sehingga akan berperan dalam fungsi manajerial dasar seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.

Selain itu, beberapa fungsi operasional seperti rekrutmen, pelatihan, dan lainnya juga menjadi bagian penting dari  sebuah peran nya.

Seorang manajer personalia memainkan peran signifikan dalam manajemen personalia yang efektif dan membuat hubungan manusia dalam organisasi menjadi akan  lebih baik.

Berikut beberapa hal untuk lebih memahami peran dari manajemen personalia sebagai berikut :

1.Manajemen personalia merupakan perpanjangan dari manajemen umum. Ini berkaitan dengan dapat mempromosikan dan menjaga karyawan yang kompeten untuk memberikan kontribusi penuh mereka terhadap sebuah  perusahaan.

2.Manajemen personalia ada untuk memberi masukan maupun nasihat untuk dapat  membantu manajer lini jika berhadapan dengan masalah pada  personalia.

3.Manajemen personalia berperan dalam menekankan suatu tindakan dari pada membuat jadwal, rencana, dan metode kerja yang sangat panjang. Di harapkan dapat menjadi penengah sehingga masalah dan keluhan orang di tempat kerja dapat di selesaikan secara lebih efektif melalui kebijakan personalia yang sangat rasional.

4.Manajemen personalia bekerja dengan berbasis pada orientasi manusia. Personalia mencoba membantu para pekerja untuk mengembangkan potensi mereka sepenuhnya dengan penuh perhatian.

5.Manajemen personalia berperan dalam sebuah  memotivasi karyawan melalui rencana insentif yang efektif sehingga karyawan memberikan kerjasama penuh karena mereka mendapat kepuasan dalam bekerja.

6.Manajemen personalia berhubungan dengan masalah sumber daya manusia dalam perusahaan atau organisasi. Dalam konteks ini, manajemen personalia akan dapat mengelola baik dari segi individu maupun statusnya sebagai pekerja.

Demikian lah ulasan mengenai tugas personalia lengkap dengan fungsi serta perannya dalam sebuah perusahaan atau organisasi. Personalia memiliki peran yang sangat  penting karena mencakup pengadaan hingga pemeliharaan pada karyawan. Tugas personalia sehari-hari erat dengan kegiatan administratif terkait karyawan untuk mendukung perusahaan menjalankan sebuah bisnisnya, semoga artikel di atas dapat bermanfaat bagi kalian semua nya. terima kasih.

.

More From Author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like