Group of diverse grads throwing caps up in the sky

Setelah lulus kuliah tentunya kamu ingin langsung mendapatkan pekerjaan. Namun, mendapatkan pekerjaan sekarang cukup sulit karena kamu seorang fresh graduated yang belum memiliki skill.

Sebelum kamu melamar pekerjaan tentunya kamu harus mempelajari banyak hal, terutama gaji di perusahaan tersebut. Hal tersebut berguna untuk kamu bisa bernegosiasi tentang gaji yang akan kamu terima.

Berikut ini ada 5 cara negosiasi gaji bagi fresh graduate yang bisa kamu terapkan :

Cari Tahu Kisaran Gaji

Nah, ini dia tips negosiasi gaji yang pertama. Katakanlah, kamu hendak melamar sebagai Social Media Officer di sebuah startup. Sebelum datang ke wawancara kerja, tentu kamu perlu mengetahui kira-kira berapa gaji yang akan diberikan perusahaan untuk posisi tersebut. Bagaimana caranya? Kamu bisa mencarinya di situs lowongan kerja yang bisa menampilkan standar gaji untuk posisi tersebut. Di sisi lain, kamu juga bisa melakukan riset kisaran gaji posisi tersebut di perusahaan lain. Dengan demikian, kamu bisa tahu kalau gaji yang didapat memang layak.

Milikilah Patokan Negosiasi Gaji

Setelah melakukan riset, kini kamu sudah tahu betapa kisaran gaji atas posisi yang kamu lamar. Langkah selanjutnya, kamu perlu memiliki patokan gaji. Jangan sampai gaji yang didapat lebih rendah dari seharusnya. Jangan pula terlalu tinggi, karena ada kemungkinan perusahaan tidak mampu membayar kamu. Namun, perlu diingat juga, biasanya perusahaan akan memberikan kenaikan gaji satu tahun sekali. Itu pun tergantung bagaimana performa dan kontribusi kamu untuk perusahaan.

Perhatikan Tunjangan Yang Diberikan Perusahaan

Sebenarnya, gaji yang diterima bukan melulu soal uang. Ada hal lain yang perlu diketahui sebelum menerima pekerjaan. Yaitu tunjangan perusahaan berupa fasilitas kesehatan, uang makan, uang lembur, uang transportasi, atau bisa juga komisi. Kamu perlu mempertimbangkan baik-baik supaya kamu bisa mendapatkan gaji yang sesuai dengan pekerjaan yang akan dilakukan.

Sebutkan Nominal Gaji Lebih Besar

Tips negosiasi gaji selanjutnya adalah ketika kamu diberi pertanyaan, “Berapa gaji yang kamu harapkan?, cobalah untuk menyebutkan nominal gaji yang lebih besar. Dalam artian, gaji tersebut masih masuk akal, ya. Kenapa harus menyebutkan nominal gaji lebih besar? Begini, kamu tidak tahu seberapa besar perusahaan mampu membayar kamu. Ketika kamu menyebutkan nominal yang besar dan masuk akal, perusahaan akan melakukan penawaran atau membuat penyesuaian gaji. Setidaknya, angkanya tidak terlalu jauh dari yang kamu harapkan.

Utarakan Alasan Atas Permintaan Gaji Kamu

Buatlah HRD atau user mengerti mengapa kamu meminta gaji dengan nominal yang diinginkan. Contoh alasan yang bisa kamu berikan adalah kamu sudah punya pengalaman atau kamu memiliki sertifikat khusus yang berkenaan dengan kemampuanmu. Dengan demikian, kamu bisa membuka peluang lebih besar agar perusahaan bisa mempertimbangkan permintaan gaji kamu!