Holaa nabungholic! Apa kabar kalian semua? Semoga sehat selalu yaa. Welcome to thread selanjutnya di minggu ini. Setelah di beberapa artikel gw selalu membahas keuntungan dan selalu mengajak untuk investasi saham, di artikel ini gw mencoba menjabarkan apa si keuntungan dan kerugian yang akan kita terima dalam berinvestasi saham?

Beberapa orang mulai berinvestasi saham dengan alasan untuk mencapai financial freedom baik itu mulai dari rencana jangka panjang seperti rencana menikah, rencana untuk membeli rumah, rencana untuk pendidikan anak bahkan untuk dana pensiun sementara dalam rencana jangka pendek investasi saham atau nabung saham ini bisa menjadi passive income dan capital gain yang ditawarkan sangat menarik untuk didapatkan. Lalu bagaimana untuk beberapa orang yang berinvestasi saham dikarenakan hanya ikut-ikutan dan minim pengetahuan dalam pasar modal indonesia? Apa kerugian yang akan mereka dapatkan? Kita coba bahas satu-satu ya di artikel ini!

Dari segi keuntungan yang pertama kita jelas akan mendapatkan deviden. Apa itu deviden? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), deviden adalah bagian laba atau pendapatan perusahaan yang besarnya ditetapkan oleh direksi serta disahkan oleh rapat pemegang saham untuk dibagikan kepada para pemegang saham. Simpelnya, Perusahaan yang dapat keuntungan dari segi bisnis dan penjualannya akan membagikan kepada para pemegang saham secara propersional (sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki).

Lalu keuntungan kedua yang akan kita dapatkan dalam berinvestasi saham adalah Capital Gain. Biasanya para investor atau trader lebih sering mengincar Capital Gain dibandingkan denga deviden. Sebenarnya apa itu Capital Gain? Capital Gain adalah keuntungan yang didapatkan dari selisih harga beli dengan harga jual, tentunya didasari dengan harga jual yang lebih tinggi daripada harga beli. Lalu kenapa investor lebih mengincar capital gain dibandingkan dengan deviden? Alasan paling mendasarnya adalah karena nilai deviden yang didapatkan lebih rendah daripada Capital Gain yang dihasilkan. Harga saham yang cenderung fluktuatif didasari dengan beberapa faktor. Mulai dari faktor Internal seperti Laba perusahaan, laporan keuangan, dan pergantian direksi. Sementara dari faktor eksternal seperti kondisi perekonomian suatu negara, politik, kebijakan ekonomi, serta issue di dalam negeri yang terjadi.

Nah itu tadi dari keuntungan bagaimana dengan kerugian dalam berinvestasi saham yang seringkali dilupakan oleh para investor pemula? Kita coba bedah kerugian yang mungkin didapatkan.

Yang pertama adalah Capital Loss. Capital loss adalah lawan dari Capital Gain. Capital Loss terjadi akibat fluktuatif harga saham dimana harga jual lebih rendah daripada harga beli yang mengakibatkan kerugian yang didapatkan oleh seorang investor. Lalu bagaimana cara kita menghadapi kerugian yang satu ini? Jelas analisis Teknikal dan analisis Fundamental diperlukan dan dibutuhkan disini. Analisis Teknikal digunakan untuk mengukur di harga berapa kita bisa membeli saham, sementara analisis fundamental diperlukan untuk menilai kualitas saham, apakah layak untuk di hold dalam waktu jangka panjang atau tidak.

Kerugian yang kedua yang bisa kita dapatkan yaitu tidak mendapatkan deviden. Tidak adanya deviden yang diberikan perusahaan didasari oleh beberapa contoh, diantaranya ada kerugian yang sedang didapatkan oleh perusahaan, lalu adanya ekspansi yang ingin dilakukan oleh perusahaan tersebut sehingga keuntungan yang didapatkan untuk menambah gudang atau produksi perusahaan.

Lanjut yang nomer tiga ada resiko likuidasi perusahaan. Apa itu resiko likuidasi perusahaan? Resiko likuidasi perusahaan adalah suatu tindakan untuk membubarkan dan menghentikan kegiatan suatu perusahaan. Lalu faktor-faktor apa saja yang membuat perusahaan tersebut terlikuidasi? Yang pertama yaitu perusahaan tersebut terkena kebangkrutan dan yang kedua perusahaan tersebut tersandung kasus hukum. Dalam prosesnya perusahaan wajib membereskan segala permasalahan yang ada seperti kewajiban dalam keuangannya lalu membagikan aset-aset atau kekayaan yang dimiliki untuk dijual dan dibagikan kepada pihak-pihak terkait termasuk para pemegang saham. Perlu diketahui, pemegang saham disini menjadi prioritas terakhir dalam pembagian kekayaan perusahaan ya!

Dan yang terakhir di nomer empat ada saham yang terkena delisting dari bursa. Apa itu delisting dari Bursa? Saham yang di-delisting (penghapusan pencatatan) dari bursa berarti perusahaan tersebut sudah tidak bisa diperdagangkan lagi dalam arti dikeluarkan dari Bursa Efek. Delisting ini disebabkan oleh dua hal yaitu kemauan dari perusahaan tersebut (voluntary delisting) dan dikeluarkan oleh otoritas bursa (forced delisting). Voluntary delisting di akibatkan perusahaan tersebut ingin kembali menjadi perusahaan tertutup atau go private. Sementara Forced Delisting dilakukan karena perusahaan tersebut tidak memenuhi kondisi tertentu atau melanggar peraturan yang terdapat di bursa. Kalo perusahaan kalian terkena Voluntary delisting perusahaan tersebut wajib untuk membeli kembali saham yang beredar di publik yang sudah ditentukan harganya. Nah kalo perusahaan kalian terkena Forced Delisting perusahan tersebut tidak wajib untuk buy back sahamnya sehingga tidak menutup kemungkinan kalian menjadi rugi dan akan kehilangan seluruh modalnya.

Secara garis besar kalian sudah paham bukan keuntungan dan kerugian yang mungkin kalian dapatkan apabila berinvestasi saham. Dibalik pernyataan,”high risk high gain” kalian sudah harus paham perihal pernyataan tersebut. Jadi bagaimana kalian masih tertarik untuk berinvestasi dan nabung saham? Sebelum kalian benar-benar mulai terjun kalian wajib pahami profile dari calon perusahaan yang sahamnya akan kalian beli. Kalian wajib juga untuk mempelajari rasio keuangan dalam membaca potensi keuntungan dan kerugian tersembunyi di perusahaan tersebut. Setelah itu kalian wajib tau analisis Teknikal dan Analisis Fundamental guna memastikan keamanan dan di harga berapa saham yang akan kalian beli.

Well, sudah sampai di akhir artikel ini aja nih hehehe Semoga informasi dan ilmu yang sudah gw berikan bisa bermanfaat untuk kalian semua. Perlu di ketahui kalian wajib mengetahui profile investasi yang akan kalian gunakan. Jangan sampai hanya karena trend dan ikut-ikutan membuat kalian langsung terjun tanpa pengetahuan yang cukup. Terima kasih untuk kalian yang sudah mampir di artikel gw minggu ini atau bahkan ada yang selalu baca di terbitan awal sampai dengan yang terakhir? Terima kasih banyak untuk yang sudah setia membaca terbitan setiap harinya ya. Tetap pantengin website barisandepan.com karena website ini akan terus membagikan info tentang pasar modal Indonesia di setiap minggunya dan tentunya akan memberikan info dan materi yang menarik buat kalian baca. Oh iya, engga cuma info pasar modal yang akan kalian dapatkan, di website ini kalian juga akan mendapat info-info perihal tips dan trick di kehidupan sehari-hari. Di akhir kata gw pamit, sampai ketemu di artikel selanjutnya! Keep healthy dan keep safe! Tetap pakai masker, Tetap Jaga Jarak, dan Tetap cuci tangan sesering mungkin ya! Sampai jumpa! Bye!