Hai hai hai Nabungholic! Apa kabar kalian semua? Semoga kalian sehat selalu ya. Oke, jadi ceritanya gw mau sharing kesenangan di minggu ini. Jadi di saat gw lagi coba mencari inspirasi untuk tulisan artikel berikutnya, tiba-tiba gw mendapatkan email masuk kalo gw mendapatkan undangan untuk mengikuti RUPS sekaligus tambahan jajan dari devidennya. Nah, di artikel sebelumnya gw belum membahas nih tentang pentingnya RUPS dan bagaimana cara membaca prosedur tanggal deviden yang benar agar kita tidak terlewat dalam pembagian deviden. Tanpa basa-basi check this out ya!
 
Kalo kalian sudah menabung dan berinvestasi saham kalian pasti akan sering mendapatkan inviting RUPS seperti yang gw dapat kayak gini nih!

 


Disini tertera tempat, tanggal dan waktu untuk memulai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO). Sebelum pandemi berlangsung, RUPS ini seru banget buat di ikutin. Karena tentu aja, kita bakal di sediakan makanan gratis pada saat RUPS tersebut. Lalu bagaimana cara kita agar bisa ikut RUPS? Berapa banyak Lot yang harus kita punya untuk mengikuti RUPS? Jawabannya hanya dengan 1 Lot kalian sudah bisa ikut RUPS kok dan by the way setelah acara selesai kalian bisa dapat souvenir cantik dan keren dari emiten yang kalian beli sahamnya. Seru banget kan? Nah sekarang kita masuk ke sesi seriusnya nih. Sebenarnya apa itu RUPS? Dan seberapa penting RUPS itu?

RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham sudah diatur dalam aturan Otoritas Jasa Keuangan NOMOR 32/POJK.04/2014 tentang rencana dan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham perusahaan terbuka. Secara singkat Pemegang saham memiliki hak untuk menghadiri dan mengeluarkan hak suara untuk mengambil keputusan yang strategis dalam perusahaan seperti pemilihan direksi, Dewan Komisaris atau agenda penting perusahaan lainnya. Nah, RUPS ini hukumnya wajib diselenggarakan oleh perusahaan. Waktunya pun di atur yaitu selambat-lambatnya enam bulan setelah tahun buku berakhir.

Terus cara kita untuk mengikuti RUPS bagaimana? Yang pertama kalian wajib nih memperhatikan tanggal pencatatan (recording date) dari perusahaan. Recording date ini berfungsi untuk mencatat investor mana saja yang bisa mengikuti RUPS. Contoh, misalkan recording date saham tanggal 2 November 2020. Investor yang sudah memiliki saham emiten A sebelum tanggal 2 November 2020 boleh atau memiliki hak untuk mengikuti RUPS, sementara Investor yang memiliki saham emiten A setelah tanggal 2 November 2020 tidak akan mendapat undangan untuk mengikuti RUPS yang akan diselenggarakan.

Yang kedua memperoleh KTUR. Apa itu KTUR? KTUR adalah Konfirmasi Tertulis Untuk RUPS. Para investor yang memiliki saham perusahaan tersebut akan mendapatkan KTUR dari masing-masing perusahaan sekuritas tempat pemegang saham membuka rekening efek. Nah KTUR ini adalah dokumen yang sah untuk menunjukkan bahwa investor memiliki hak untuk mengikuti RUPS sesuai dengan pemegang saham yang dicatat pada recording datenya.

Dan yang terakhir kalian bisa langsung datang deh ke RUPS perusahaan yang mengundang kalian dan bisa datang ke Hotel berbintang dengan makanan gratis! Jadi masih tidak mau untuk mulai berinvestasi saham?

Selanjutnya, bagi kalian yang masih bingung untuk membaca email tata cara pembagian deviden itu bagaimana? Karena tanggalnya ada banyak, dan mana yang harus kita perhatikan? Kita perhatiin nih untuk cara bacanya berikut ini!



Yang pertama adalah Cum-date. Cum-date ini adalah hari dimana pemegang saham masih berhak untuk mendapatkan deviden, sementara Ex-date itu adalah hari dimana pemegang saham tidak mendapatkan deviden. Dari contoh diatas kita bisa lihat pertanggal 2 November 2020 investor yang memegang saham Sido Muncul mendapatkan deviden sementara lewat tanggal 3 November apabila ada investor yang membeli tidak mendapatkan deviden.

Lalu setelahnya ada Recording-date yaitu batas hari pencatatan para pemegang saham yang mendapatkan deviden. Di Recording-date ini bisa dibilang akumulasi seluruh saham yang beredar sebelum tanggal 2 November 2020. Finalisasinya ada di tanggal pembayaran yang akan dilakukan di 18 November 2020 dengan harga perlembar sahamnya adalah Rp12.5 Rupiah.

Well, itu tadi informasi singkat bagi kalian para investor receh dan investor pemula yang masih bingung dengan email pembagian deviden atau takut untuk mengikuti RUPS karena takut tidak diperbolehkan masuk di ruang rapatnya. Ingat! Kalian adalah pemilik dari perusahaan tersebut sehingga kalian memiliki hak untuk mengikuti RUPS dan mendapatkan deviden sesuai dengan informasi tanggal yang diberikan oleh emiten tersebut.

Sekian artikel untuk minggu ini, kita ketemu di artikel selanjutnya! Tetap pakai masker, Tetap Jaga Jarak, Cuci tangan sesering mungkin ya! Stay safe and stay Healthy! Bye!