Holaaa Nabungholic! Apa kabar kalian semua? Setelah di hari Minggu kemarin kita kenalan dengan rasio keuangan yang agak berat, hari ini kita coba kenalan dengan indeks regional yang suka mempengaruhi IHSG dari sisi eksternal. Tenang artikelnya engga terlalu berat kayak kemarin kok hehe Indeks regional ini sebagai referensi dan pengetahuan kalian dalam pasar modal. Karena indeks regional ini suka mempengaruhi pergerakkan IHSG menurut gw kalian wajib tau tentang indeks regional ini. So let’s get started!

Yang pertama kita coba kenalan dengan tiga indeks yang ada di Negara Amerika serikat. Indeks Amerika Serikat ini bisa dibilang sebagai kiblat perekonomian dunia, makanya sangat penting banget untuk kita tau indeks apa aja yang ada disini. Nomor satu ada Dow Jones Industrial Average (DJIA) atau kalo kalian yang suka nonton berita penyiarnya suka bilang indeks Dow Jones. Dow Jones ini ada indeks pasar saham yang didirikan oleh editor The Wall Street Journal dan pendiri Dow Jones & Company Charles Dow. Dow membuat indeks ini sebagai suatu cara mengukur performa komponen industri di pasar saham Amerika. Indeks ini terdiri dari 30 Saham perusahaan besar industri Amerika. Industri yang dimaksud bukan hanya industri tapi terdapat perbankan, asuransi, farmasi, pertambangan, retail, dan teknologi. Ketiga puluh saham ini bisa dikategorikan sebagai blue chipnya perusahaan Amerika.

Selanjutnya ada NASDAQ. NASDAQ ini aslinya adalah sebuah singkatan untuk National Association of Securities Dealers Automated Quotations. NASDAQ memulai perdagangan perdananya pada tanggal 4 Februari 1971. NASDAQ merupakan bursa saham elektronik pertama di dunia. Bursa utamanya terletak di Amerika Serikat dengan cabang di Kanada dan Jepang. NASDAQ juga mempunyai asosiasi dengan bursa saham di Hongkong dan Eropa.

The last but not least ada S & P 500. Indeks ini terdiri dari saham 500 perusahaan dengan modal besar. Kebanyakkan berasal dari Amerika Serikat. Indeks ini merupakan indeks yang paling terkenal yang memiliki dan dirawat oleh Standard & Poor’s, sebuah divisi dari McGraw-Hill.

Contoh untuk sahamnya kalo dari Dow Jones ada saham Mcdonald’s Corp (MCD), Boeing CO (BA), The Coca Cola, terus untuk S & P 500 ada saham Google, Abbot Laboratories, Chevron, Conoco Philips, Johnson & Johnson, sementara untuk NASDAQ ada Apple Inc, Adobe Systems Inc, Amazon.com, Ebay Inc, dan Yahoo.inc.

Lanjut terbang ke Asia kita whuzz! Hahaha Di Asia ada Indeks saham yang menjadi kekuatan ekonomi di Asia dan jelas pergerakkan indeks mereka ini akan menjadi pendorong utama dalam pergerakkan IHSG kita.

Yang pertama ada Straits Times from Singapore. Yap, seperti yang kalian tau Negara Singapura ini menjadi negara yang perekonomiannya paling maju di Asia Tenggara bahkan di benua Asia. Indeks pasar saham Straits Times ini berdasarkan kapitalisasi di Bursa Efek Singapura. Indeks ini di gunakan untuk mendata dan memonitor perubahan harian dari 30 perusahaan terbesar di pasar saham Singapura dan sebagai indikator utama dari performa pasar di Singapura.

Lanjut yang kedua ada Hangseng. Indeks pasar saham yang berdasarkan kapitalisasi di bursa saham Hongkong. Indeks ini digunakan untuk mendata dan memonitor perubahan harian dari perusahaan-perusahaan terbesar di pasar saham Hongkong dan sebagai indikator utama dari performa pasar di Hongkong. Hangseng juga sebagai indikator utama dari performa pasar di Hongkong. Ke-34 perusahaan tersebut mewakili 65% kapitalisasi pasar di bursa ini.

Kita lanjut ke yang nomor tiga ada Shanghai. Tidak memungkiri bahwa Ekonomi China adalah sebagai perekonomian terbesar di Asia bahkan di Dunia. Banyaknya populasi manusia di China menjadi poros kekuatan di Negara tersebut. Bursa saham shanghai terletak di kota Shanghai China. Bursa ini didirikan pada 26 November 1990 dan memulai beroperasi pada 16 Desember tahun itu juga. Bursa saham ini merupakan organisasi nirlaba yang dikelola oleh China Securities Regulatory Commision (CSRC).

Dan yang terakhir ada Jepang dengan indeks sahamnya bernama Nikkei. Indeks saham ini berada di kota Tokyo Jepang. Ia telah dihitung setiap hari oleh surat kabar Nihon Keizai Shimbun sejak tahun 1950. Indeks ini adalah harga rata-rata tertimbang dan komponennya ditinjau ulang setahun sekali. Jadi kita bisa lihat betapa rapihnya jepang bukan hanya dilingkungan tapi di bursa efek mereka. Mereka selalu melakukan review dan controling setiap setahun sekali pada bursa saham mereka.

Nah mengenai jam waktu perdagangannya untuk di Indonesia sendiri di mulai pada jam 09.00 WIB. Untuk Jepang pada pukul 07.00 WIB, Singapura di jam 08.00 WIB, di Hongkong pada pukul 08.30 WIB di China dimulai pada pukul 08.30 WIB dan terakhir di Amerika Serikat dimulai pada pukul 21.30 WIB.

Setelah kalian membaca artikel ini tidak ada kata kalian tidak tau lagi dong! Hehe Kalo nanti kalian membaca berita melalui online, Radio, Televisi kalian sudah paham mengenai istilah yang sering dipakai untuk rujukan awal perdagangan di bursa Efek Indonesia.

Seru bukan dalam mempelajari pasar modal? Ayo kita terus galakkan dalam menabung khususnya nabungsaham. Karena tentu aja untuk menjaga nilai mata uang yang kita miliki. Well, itu tadi beberapa penjelasan dan pengenalan singkat dalam mempelajari bursa saham di dunia. Terus, kalo kita berinvestasi di bursa saham tersebut apakah bisa? Jelas bisa dong! Mungkin nanti gw akan mempelajari itu dan gw akan membagi hasil research yang udah gw kumpulin hehe tapi yang perlu kalian ketahui karena mata uangnya USD tentunya kalian harus merogoh kocek yang bisa dibilang engga sedikit.

Sudah sampai di akhir artikel aja nih kita hehe semoga artikel di hari ini bisa membantu kalian dalam menambah wawasan untuk mulai menabung saham. Sebelum berpisah gw kembali mengingatkan kalian untuk tetap memakai masker, Jaga Jarak, dan tetap sesering mungkin untuk cuci tangan ya! Sampai ketemu di artikel selanjutnya! See you!

Baca Juga:  Faktor-faktor yang mempengaruhi Pasar Modal Indonesia