Holaa para nabunglovers! Selamat datang di artikel edisi weekend hahaha Bagaimana kabar kalian menjelang akhir bulan ini? Dompet masih aman kan? Dan untuk para pejuang penabung saham bagaimana kabarnya? Apa portofolio kalian baik-baik saja minggu ini? gw tau di bulan ini sangat berat untuk IHSG. Dimana banyak issue yang terjadi sehingga membuat IHSG harus turun cukup dalam. Setelah penurunan ini terus membuat kalian takut untuk nabung saham? Di artikel ini gw coba mencari alasan kenapa orang-orang takut untuk menabung saham.

Yang pertama itu ada saham itu halal apa haram ya? Dasar dari pasar modal itu sama kok kayak pasar pada umumnya. Ada penjual dan ada pembeli. Transaksinya juga kurang lebih sama. Terus apa dong yang membuat saham itu menjadi haram? Investasi saham dikatakan haram kalau kita asal-asalan beli saham dengan harapan untung cepat. Nah hal seperti itu menyerupai judi. Mereka masih beranggapan kalau beli saham itu seperti di kasino. Kita beli saham tanpa analisis dulu, asal-asalan itu mengarah ke spekulasi. Saham itu pada dasarnya memang halal. Namun yang haram itu adalah proses investor membeli sahamnya. Perilaku investor itu sendiri yang membuat saham haram. Namun, kalau kita mengetahui perusahaan apa yang akan kita investasikan, tahu kinerja keuangannya, tahu bisnisnya, tahu perusahaan itu ada, maka dapat dikatakan halal. Jadi kita tidak boleh transaksi yang tidak kelihatan atau gharar. Kalau sistemnya jauh dari manipulasi, kezaliman, riba, dan produknya jauh dari bahan-bahan haram menurut islam, itu halal.

Yang kedua itu ada issu yang sering banget di bahas di berita yaitu Resesi. Sebenarnya resesi itu apa? Resesi adalah istilah dalam ilmu makro ekonomi yang mengacu pada penurunan yang signifikan dalam kegiatan ekonomi. Para ekonom dunia menyatakan bahwa resesi terjadi dikarenakan penurunan pertumbuhan ekonomi ril selama dua kuartal secara berturut-turut yang disertai dengan peningkatan jumlah pengangguran. Nah issue ini yang menjadikan para investor takut untuk berinvestasi. Padahal ini bisa menjadi kesempatan untuk membeli saham emiten yang berfundamental bagus dengan harga yang murah.

Lalu ketiga kurang siapnya orang-orang dengan kerugian nilai yang ditimbulkan dari nabung saham ini. Namanya investasi itu semuanya serba tidak pasti. Baik dari segi kerugian bahkan keuntungan sekalipun. Nah kalo ada yang menjanjikan keuntungan yang pasti, lebih baik di jauhi dan jangan sampai tergiur. Kenapa? Iya pasti itu adalah investasi bodong. Tidak ada investasi yang menjanjikan keuntungan yang pasti. Investor itu adalah orang-orang yang selalu optimis dalam menyambut masa depan. Para investor percaya pandemic ini akan segera berakhir dan ekonomi akan kembali seperti sebelum pandemi itu datang. Nah Kebanyakkan orang-orang itu takut akan kerugian. Asalkan kalian tau saham apa yang dibeli pastinya kerugian kalian bisa diminimalisir. Opa Warrant Buffet pernah bilang,”Risk comes from not knowing what you’re doing.” Yang artinya resiko datang ketika kamu tidak tau apa yang kamu lakukan.

Nah yang keempat ini ada kata saham itu ribet harus mantau terus setiap harinya. Tidak juga kok. Gw nabung saham itu tidak harus setiap harinya mantau kecuali kalo kalian menjadi seorang trader. Mungkin di artikel selanjutnya gw akan coba membahas perbedaan antara trader dengan investor. Balik lagi ke alasan keempat kenapa orang-orang takut untuk nabung saham, seperti yang bapak Nicky Hogan bahas di bukunya “YUK NABUNG SAHAM”. Beliau memberikan gambaran singkat untuk orang-orang yang benar-benar awam dengan analisis di pasar modal. Mulai belilah saham dimana produknya itu kalian tau, sering kalian pakai atau konsumsi, lalu perusahaannya itu ada maka mulailah kalian dari situ. Di artikel gw sebelumnya yang berjudul,”Mulai nabung saham”. Kalian bisa langsung mulai di saham bluechip atau second liner yang produknya kalian tau.

Yang terakhir atau yang kelima ada alasan saham itu mahal. Hanya orang-orang yang berduit aja yang bisa nabung saham. Kenyataannya pelajar, mahasiswa, bahkan ibu-ibu rumah tangga bisa memulai nabung saham. Kenapa? Karena dengan modal seratus ribu aja kalian sudah bisa buka rekening efek. Ada kok saham yang harganya dua puluh ribu dan lima puluh ribu untuk satu lotnya. Bursa efek Indonesia atau BEI juga memberikan kita kemudahan dalam membeli saham dengan mengelompokkan saham berdasarkan Fundamental, kelompok Industri, dan lainnya. Jadi engga ada alasan lagi kalo nabung saham itu mahal dan hanya orang berduit aja yang bisa beli saham.

Nah itu tadi adalah beberapa alasan kenapa orang-orang takut untuk nabung saham. Sudah banyak kok kemudahan yang di tawarkan oleh Bursa Efek Indonesia. Diantaranya ada sekolah pasar modal yang seharga seratus ribu rupiah sekaligus kalian akan dibuatkan rekening efek untuk mulai nabung saham. Kelasnya ada online pula untuk memudahkan pesertanya. Untuk pembukaan sekuritas kalian tidak perlu datang langsung tapi bisa daftar online. Mengenai dasar-dasar dalam nabung saham banyak kelas online di instagram yang gratis untuk di ikutin. Iya salah satunya ini kalian bisa mantau barisadepan.com untuk membaca terbitan artikel gw di tiap minggunya hahaha. Jadi sudah engga ada alasan nabung saham itu sulitkan?

Sudah di ending artikel aja nih hehe Terima kasih buat yang sudah baca artikel gw di minggu ini ya. Bahkan ada yang udah mulai baca tulisan gw yang pertama yaitu,”Mulai menjadi Investor Receh” dan yang terakhir adalah ini,”Kenapa Takut untuk Nabung Saham? Terus pantau barisandepan.com di tiap minggunya. Selain berhubungan dengan nabung saham kalian bisa juga kok mendapat tips dan trick berkaitan dengan kehidupan sehari-hari di setiap harinya. Well, di akhir kata sampai ketemu di artikel selanjutnya! Jangan lupa follow instagram @getardikautama dan dengerin podcast gw di nabungholic atau bahkan kalo ada pertanyaan langsung bisa tanya via email di getardika@gmail.com dan kalo perlu Direct Message aja di instagram gw. Sampai jumpa! See you next Week!

Baca Juga:  Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal