Memulai budidaya ikan nila yang stabil itu biasanya bukan dimulai dari pakan mahal atau kolam yang besar, tetapi dari satu hal yang sering dianggap sepele: benih yang benar. Benih menentukan ritme pertumbuhan, ketahanan saat adaptasi, hingga keseragaman panen. Ketika benih tidak seragam, pembesaran jadi “ngejar-ngejar”—yang besar cepat habis pakan, yang kecil tertinggal, dan panen jadi tidak kompak. Karena itu, pembudidaya yang ingin hasil rapi umumnya memilih supplier yang memang produsen—bukan sekadar pedagang.
Di benihikannila.com, Anda ditangani langsung oleh produsen benih ikan nila dari Bungapadma Fish Farm yang berbasis di Sukabumi, dengan sistem hatchery dan alur produksi yang terukur.
Produsen Benih Ikan Nila: Fokus Mutu, Bukan Sekadar Volume
Sebagai hatchery berpengalaman sejak 1997, Bungapadma Fish Farm menjalankan proses pembenihan dengan tahapan yang rapi—mulai dari pemilihan induk, pengelolaan air, hingga pendederan per batch—dengan orientasi menjaga kualitas benih secara konsisten.
Di sisi pembudidaya, hal ini terasa dari benih yang lebih siap adaptasi, lebih seragam ukurannya, dan lebih “enak dikelola” saat masuk fase pembesaran. Tujuannya sederhana: mengurangi risiko di awal tebar, lalu membuat pembesaran lebih stabil sampai panen.
Benih Nila Hitam & Nila Merah dengan Kapasitas Produksi Jelas
Banyak pembeli benih skala kolam maupun skala besar butuh kepastian suplai. Di benihikannila.com, informasi kapasitas produksi ditampilkan secara terbuka. Untuk benih nila hitam ukuran burayak, kapasitas produksi disebut berkisar 500.000–700.000 ekor per hari (panen harian). Sementara benih nila merah ukuran burayak berkisar 300.000–500.000 ekor (panen mingguan).
Kapasitas yang jelas membantu Anda merencanakan tebar—baik untuk kebutuhan rutin, pembesaran bertahap, maupun kebutuhan proyek/kemitraan.
Indukan Berkualitas dan Sertifikasi: Standar yang Dijaga
Di budidaya, benih unggul tidak muncul dari kebetulan. Salah satu fondasinya adalah induk. benihikannila.com menjelaskan bahwa benih berasal dari Induk Pokok (parent stock) yang memenuhi standar mutu, dan juga mencantumkan daftar sertifikasi/standar yang mereka miliki, seperti CPIB dan CBIB dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, CKIB dari Badan Karantina Indonesia, serta informasi indukan bersertifikat dari lembaga terkait (misalnya unit/instansi perbenihan dan riset).
Bagi pembudidaya, ini penting karena standar dan tata kelola pembenihan yang baik biasanya berbanding lurus dengan konsistensi mutu benih dari waktu ke waktu.
Pengiriman Benih Se-Indonesia: Metode Disesuaikan Jarak
Kebutuhan benih tidak selalu dekat dengan lokasi hatchery. Karena itu, distribusi yang rapi sama pentingnya dengan proses produksi. benihikannila.com juga menekankan bahwa pengiriman dilakukan dengan metode yang disesuaikan jarak dan kebutuhan, termasuk pengiriman antarpulau, agar kualitas benih tetap optimal saat tiba di lokasi pembudidaya.
Praktiknya, ini membantu benih tetap “fit” saat sampai—lebih siap adaptasi, dan mengurangi risiko stres pengiriman.
Cocok untuk Pembudidaya Mandiri, Kemitraan, hingga Kebutuhan Skala Besar
Karena benih ikan nila dipakai di banyak model usaha—kolam terpal, kolam tanah, bioflok, hingga skala kemitraan—kebutuhan tiap pembeli bisa berbeda. Ada yang fokus ke ukuran tertentu untuk percepat pembesaran, ada yang butuh benih seragam untuk panen kompak, dan ada yang butuh suplai bertahap mengikuti siklus kolam.
Di benihikannila.com, Anda bisa mulai dari kebutuhan paling dasar (jenis nila, ukuran benih, jumlah, dan kota tujuan), lalu tim produsen akan mengarahkan pilihan yang paling pas.
Cara Pesan Benih Ikan Nila di benihikannila.com
Biasanya prosesnya sederhana:
Tentukan jenis (nila hitam atau nila merah) dan ukuran benih yang dibutuhkan.
Sesuaikan jumlah dengan kapasitas kolam dan rencana tebar.
Konfirmasi pengiriman (dalam kota/antar kota/antarpulau).
Benih dipacking dan dikirim dengan metode yang sesuai jarak.
Jika Anda ingin pembesaran lebih rapi dan panen lebih mudah diprediksi, langkah awalnya adalah memastikan benih datang dari produsen yang jelas—mulai dari induk, proses, sampai distribusinya.